Nama dr Djaja Surya Atmaja SpF PhD SH DFM tidak asing lagi di Mabes Polri. Dialah yang selalu dilibatkan ketika polisi harus memastikan identitas seorang teroris melalui tes DNA. Maklum, Djaja adalah ahli DNA forensik pertama di Indonesia. Mengapa dia tertarik mempelajari ilmu langka itu?
Ketika ditemui di ruang kerjanya di Laboratorium Forensik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) siang pekan lalu, Djaja sedang istirahat. Pagi sebelumnya dia sangat sibuk.
Djaja kepada Koran ini mengatakan, saat ini dirinya tak terlalu sibuk mondar-mandir ke Mabes Polri. Sebab, dia telah berhasil mendidik sejumlah ahli DNA forensik dari kalangan Polri. “Bahkan, saat ini Mabes Polri sudah memiliki laboratorium DNA sendiri,” kata pria 50 tahun itu.
“Saya senang melihat mulai banyak generasi penerus ilmu ini (DNA forensik, red),” ujarnya.
Read the rest of this entry »