Pada tabel Konversi satuan daya :
1 hp = 745,7 watt = 0,746 kW.
1 hp (Inggris) = 1,014 PK (Belanda)
NB:Kita di Indo sudah biasa menyamakan 1 hp = 1 PK.
1 hp = 745,7 watt = 0,746 kW.
1 hp (Inggris) = 1,014 PK (Belanda)
NB:Kita di Indo sudah biasa menyamakan 1 hp = 1 PK.
Untuk single phase 220 V :
1 hp = 745,7 watt : 220 V = 3,39 Ampere.
Untuk 3 phase 380 V :
1 hp = 745,7 watt : (380×1,73) = 1,13 Amp.
Dengan catatan semua perhitungan dengan menganggap Cos phi nya = 1 (satu).
Demikian semoga bermanfaat.
materi referensi:
Tabel Konversi Satuan Daya.
rendi said,
July 22, 2010 at 5:06 am
untuk 3 fase bilangan 1,73 darimana ya mas??
aonmana said,
November 2, 2010 at 11:45 pm
akar 3 = 1,73
Samnggar wibowo said,
April 12, 2011 at 9:21 pm
Mas Andriyansah
Saya mau tanya ada ga AC yang 3PK?? 220volt trus klo ada misalnya mau pasang 7 buah AC yang 3PK maka berapa ampere ya pembatasnya??
Mohon penjelasannya. Terimakasih
aan said,
April 13, 2011 at 6:51 am
wah ada tuh yg 3PK.. model AC Floorstanding kl gk salah ya..
Utk pembatas bs pk yg 25A ya.. (for motor start up)
maaf saya bkn instalatir jd gk tau pastinya.. takutnya jg kl pk yg 25A.. kl startnya bareng.. bs trip ya..
albert said,
May 6, 2011 at 10:56 pm
saya mau tanya mas kalau beban total diketahui! rumus untuk menentukan pemakaian kabel?
aan said,
May 10, 2011 at 7:54 am
note by Berlian Syako
Berikut ini metode menghitung ukuran kabel.
Ukuran kabel harus memenuhi 3 hal berikut:
Ampacity (kemampuan kabel menghantar arus), outage Drop (rugi2 pada kabel),
Short Circuit Withstand Capability (daya tahan kabel terhadap arus short circuit saat terjadi gangguan)
Ampacity
Kabel memiliki nilai ampacity yg berbeda2 berdasarkan ukurannya. Semakin besar ukuran kabel semakin besar nilai ampacity nya maka semakin besar kemampuan kabel tsb untuk menghantar arus ke beban.
Kabel harus memiliki nilai ampacity minimal lebih besar125% dari total arus beban (berdasarkan NEC standard).
Cable Ampacity ≥ 1.25 x Full Load Current
Note:
Tabel besarnya nilai ampacity bisa didapat dari catalog vendor kabel atau bisa juga dipakai table ampacity dari beberapa standard misalnya Tabel B-310 NEC standard.
Nilai ampacity juga berpengaruh terhadap ambient temperature dimana kabel akan digunakan sehingga perlu di koreksi (derating factor) dengan menggunakan correction factor yg sesuai. Table B-310 di NEC standard juga mencantumkan correction factor berdasarkan temperature dan jumlah conductor (grouping factor).
Voltage Drop
Voltage drop adalah besarnya rugi2 yg terserap pada kabel dikarenakan adanya resistance dan reactance pada kabel. Semakin besar nilai resistance dan reactance maka semakin besar voltage drop nya. Semakin panjang kabel maka semakin besar nilai reasistance dan reactance nya. Dalam memilih ukuran kabel, untuk mengurangi nilai resistance dan reactance agar voltage drop berkurang bisa dengan cara memilih ukuran kabel yg lebih besar, atau dengan cara memparalel kabel.
Note:
Nilai resistance dan reactance pada kabel berbanding terbalik dengan luas penampang kabel sebagaimana rumus yg sudah sering kita temukan di pelajaran fisika sbb:
R = ρ L/A
R = nilai impedance kabel (resistance dan reactance)
ρ = tahanan jenis
L = panjang cable
A = luas penampang
Untuk menghitung voltage drop dapat menggunakan rumus sbb:
Untuk 3 phase:
% Voltage Drop = I x (R cos.j + X sin.j ) x (L / 1000) x (100% x √3 / VLL)
Untuk 1 phase:
% Voltage Drop = 2 x I x (R cos.j + X sin.j ) x (L / 1000) x (100% / VLN)
I = current in ampere
R = Resistance in ohm/1000ft
X= Reactance in ohm/1000ft
VLL = Voltage Line to Line (3 phase)
VLN = Voltage Line to neutral (1 phase)
L = Cable Length in Feet
Persyaratan besarnya maximum voltage drop yg diizinkan harus sesuai spesifikasi / standard yg digunakan, biasanya adalah sbb:
Main feeder ≤ 1 %
Branch circuit ≤ 3 %
Nilai resistance dan reactance bisa didapat dari catalog kabel vendor atau bisa mengacu standard yg dipakai misalnya Table 8 dan Table 9 NEC standard.
Nilai cos.j bisa didapat dari factor daya misalnya factor daya PF= 0.85 maka cos.j = 0.85 kemudian nilai sin.j bisa didapat dari rumus trigonometri sbb:
cos2j + sin2j = 1
Short Circuit Withstand Capability
Setelah ukuran kabel ditentukan berdasarkan ampacity dan voltage drop, maka lakukan pengecekan ketahanan kabel terhadap arus short circuit. Biasanya data ketahanan kabel terhadap short circuit current bisa dilihat dari catalog kabel vendor, atau bisa menggunakan rumus sbb:
Minimum Cable size = Isc x √t / k
t = duration of short circuit
t = 0.04 for fuse protection
= 0.06 for MCCB
= 0.4 for VCB
k = 135 for copper conductor with XLPE or EPR insulation
Ukuran kabel dapat diterima apabila sudah memenuhi 3 criteria diatas.
Selamat menghitung.
galih said,
May 30, 2012 at 3:28 pm
http://www.scribd.com/doc/79673622/Cara-Menghitung-Ukuran-Kabel
ada penjelasan semakin kebawah.
rizki said,
October 6, 2011 at 3:09 pm
mas, kalo AC utuk diketahui speknya apakah 1pk atau 1/2 Pk, informasinya seperti apa y
Feri said,
October 25, 2011 at 4:55 pm
Saya mau nanya. 1hp=0,746kw kalow 1kw brapa kva.?
yoga said,
October 28, 2011 at 7:28 pm
sy mau tanya klo 1 kw itu brp amper y? tolong jwban na
aan said,
November 1, 2011 at 11:45 am
1000 watt / 220 volt = 4,5 A
sutan said,
July 10, 2012 at 9:16 am
mas saya mau tanya 1JKVA berapa ampere ya ?tolong jawaban nya ya ?
al said,
December 3, 2011 at 9:27 pm
tq
guswandi said,
December 22, 2011 at 4:10 pm
mau tanya nih mas satu barel itu berapa liter?
aan said,
December 27, 2011 at 7:29 am
1 Barrel = 159 liter 1 Gallon = 2,785 liter 1 Barrel = 42 gallon.
Komang Putra said,
December 27, 2011 at 8:19 am
1. Apa pengaman pesawat terbang terhindar dari petir, pengaman petirnya makai system apa?
2. Apa jg pangaman penumpang terhindar dari imbas arus listrik di dalam pesawat. d pesawat kan tdk ada grounding ato pentanahan…
thanks….
Ardi said,
February 4, 2012 at 5:58 am
mas kalau motor DC 1PK itu apakah (watt), sama dengan motor AC 1PK
arpan s harahap said,
February 4, 2012 at 11:12 am
Cara/rumus mencari amper ke kw?
freddy said,
August 7, 2012 at 8:02 pm
1 ampere = 0.225 kw
agus susena said,
February 4, 2012 at 3:17 pm
kirim
Indra said,
February 12, 2012 at 2:14 pm
Pak gimana cara menghitung ampere, kw, tegangan dan cos p dalam 3 pahase
ahmadresan said,
March 10, 2012 at 8:35 pm
apa dampak negatif dari volttage drop
ahmadresan said,
March 20, 2012 at 10:00 pm
apa dampak voltage drop
egand said,
May 18, 2012 at 9:47 am
Mo tanya nich…. 24 kw berapa hp?
hedita said,
October 7, 2012 at 7:46 pm
setelah dibulatkan 18 hp mas
saiful said,
May 19, 2012 at 2:53 pm
inverter yang 500 watt untuk memutar motor 1/4 HP tidak bisa kenapa
ya? cuma berputar sebentar,
sumber listrik 12 V dari aki mobil.
M. Yusuf Wibisono said,
December 20, 2012 at 8:16 am
500watt ya? setahu saya itu pakai tegangan 24 volt. akinya truk/bus.
galih said,
May 30, 2012 at 3:27 pm
tegangan turun kan berarti kurang,,
bisa2 gak jalan..
ada juga yang untuk kasus tertentu voltage drop karena bocor tegangan bisa mengakibatkan naik nya arus dalam hal ini daya tetap.
erul said,
July 26, 2012 at 9:48 am
1.Sebelumnya kita lihat kesimpulan dari HP itu dulu.
Jika 1 HP=1PK=746 w maka;
24 KW=24.000W jadi 24000/746=32.2 HP
2.sebelum saya menjawab,saya kembali tanya?maksudnya motor 1/4 HP itu pake DC atau AC?jika yang dibutuhkan arus AC.sudah pasti dia gak mau mutar karena diberi DC.
3.kalo tegangan turun?bisa aja jalan,seperti halnya kita makan sehari2,
Jika biasanya skali makan 1piring trus kita dikasi1 sendok.kayak apa? Kesimpulanya:bisa saja jalan tapi pelan,jika terus menerus maka jika motor akan terbakar.jika lampu akan putus.
4.tata cara penghitungan smua sama.
Anda harus tahu dulu,sebenar KVA adalah tegangan semu.
Watt adalah tegangan nyata,watt biasanya digunakan untuk beban,dan
Untuk KVA sendiri biasanya digunakan untuk daya yang kita pake
Sebenarnya watt dan KVA itu sama. Cara penghitungan
K itu =kilo jadi istilah KVA/KW=KILO VA/KILO WATT
Jika istilah kilo=1000 maka
W/V=A
Jika 3 phase W/657.4=A
Contoh
Suatu hotel mempunyai beban total 7KW berapa ampere MCB yg harus dipasang?
Jika beban 7 KW maka
7 KW=7000 W
7000/657.4=10.6 amannya 16 A
Ingat 3 phase=380 akar3(pembagi)
380 akar3=657.4
saw said,
November 15, 2012 at 1:27 pm
untuk semua..kalian tinggal inget rumus dasarnya :
VA adalah tegangan semu atau tegangan design yang menganggap beban itu resistive semua
VA:VoltxAmpere
Watt adalah tegangan nyata yang digunakan oleh beban
Watt:VAcosQ;cosQ adalah faktor daya hasil dari sifat bebannya
Var adalah daya yang terbuang menjadi daya lain (selain peruntukan beban)
Var:VAsinQ
ketiga jenis daya bisa dihitung seperti segitiga siku siku..
dimana sisi miring adalah VA,garis tegak adalah Var,dan garis datar adalah watt.
saw said,
November 15, 2012 at 1:47 pm
naah sekarang untuk penghitungan 1fase dan 3fase
sebenarnya itu tergantung dari rangkaian 3fasenya, yakni star or delta
untuk 3fase hubung star
Vline to line = 1,73(atau akar 3) x V line to netral
I line to line = I line to netral
untuk hubung delta sebaliknya
V line to line = Vline to netral (netral semu)
I line to lone =1.73 x Iine to netral..
naah tinggal diterapkan ke rumus saya terdahulu. ingat system 1fase menggunakan V or I line to netral..
dedi ari said,
June 19, 2012 at 9:21 pm
bagaimana cara mengitung dari Kva ke Amper atau KW ke Amper pada genset 3 phase..???
mohon jawabanya ya…
erul said,
July 24, 2012 at 3:28 am
Untutk smua saja:
1.kalo kw tu dari singkatan kilowatt jd kilo tu1000
berarti disimpulkan 1 kw=1000w
Kalo PK tu dari bahasa belanda sudah huhum pasti
1PK=746 VA
2.kita gak perlu susah2 untuk menghitung A
anggap saja,:
A=ampere
V=VOLT
W=daya watt
380akar3=657.%
jadi:
1.penghitungan
W/V=A
Contoh
1.penghitungan 1 phase
-jika kita punya beban 2 kw berapa ampere kah yg kita butuh utnuk MCB?
2kw=2000w
Jadi W/V=A
2000/220=9.09A
Atau amannya 10A
2. Penghitungan 3 phase
-jika kita punya beban motor 3phase max 7 kw berapa ampere mcb yg kita pasang?:
7 kw=7000w
380akar3=657.4
jadi
W/V=A
7000/380 akar3=A
7000/657.4=10.65A
Amanya =16A
Kita orang awam jangan mau dibuat ribet2 sama orang pinter2
erul said,
July 24, 2012 at 3:47 am
Maaf jika tulisan saya tadi ada yang salah ketik maklum udah malam
O ya untuk penampang kabel juga sudah ada standardnya lho?
Misalnya:
Kabel
0.5mm,0.75mm,1mm amanya6 A
1.5 amanya 10A
2.5 amanya 15A
4 amanya 20A
6 amanya 25A
10 amanya 35A
16 amanya 60A
25 amanya 80A
35 amanya 100A
50 amanya125A
70 amanya 160A
95 amanya 200A
Dan sbagianya
M. Yusuf Wibisono said,
December 20, 2012 at 8:24 am
pertimbangkan bahan juga om. apakah dari Cu (kode depan “N”, misal N2XSEYBY) atau aluminium (kode depan “NA”, misal NA2XSY)
bass said,
August 13, 2012 at 9:06 am
untuk akar 3 koq ada perbedaan ya ? aonmana said (380 akar 3=1.73) and erul said (380 akar 3=657.4) tolong pencerahannya ya ..trims
bass said,
August 13, 2012 at 12:52 pm
oke skrg saya dh ngerti..makasih share ny
Hilman said,
September 4, 2012 at 10:17 am
Saya punya motor listrik 350 HP tegangan 380Volt, yang saya tanyakan berapa konsumsi arus listrik dalam 1 hari (24jam)?
terimakasih sebelumnya
DIDI SUPRIYANTO said,
October 29, 2012 at 2:28 pm
ikut share aja;1 kwh=kilo x watt x hour,kilo=1000 ,watt=joule/detik,hour=3600 detik,kwh=1000 x joule x3600=3.600.000 =3,6 MJ=1 kwh ,motor 350 hp =746 x 350 =261.100 watt,daya untuk 1 jam=261.100 x 3.600 = 939.960.000 joule =939,960 MJ,1 kwh =3,6 MJ(MEGA JOULE) 1 JAM =939,960/3,6 =261,1 KWH……….smoga mdh dipahami.
erulcuky said,
September 12, 2012 at 8:18 pm
Kalo 1,73 tu akar dari 3 kalo 657.4 tu hasil dari 380xakar 3
Dhean Fiqriya Gustav said,
September 17, 2012 at 11:51 pm
tolong bantu saya ya all
380 volt = 3 phase
220volt = . . . . .. formula ???
M. Yusuf Wibisono said,
December 20, 2012 at 8:37 am
sistem tegangan rendah di Indonesia kan ada 2:
1 fasa= 220 Volt
3 fasa (fasa-fasa)= 380 Volt (akar3 * 220), coba deh
untuk mengetahui sistem pakai 1 fasa atau 3 fasa, liat aja kabel sumbernya:
jika yang menyuplai cuma ada 2 kabel, pasti pakai 1 fasa
Persamaan utama daya 1 fasa:
Daya(VA)=220*arus
jika kabel yang menyuplai pelanggan ada 3 kabel, atau 4 kabel (khusus untuk PLN Jateng & DIY) maka pasti pakai 3 fasa.
persamaan utama daya 3 fasa:
Daya (VA)= akar(3)*380*arus*cos(phi)
juntak said,
November 17, 2012 at 5:36 pm
saya mau tanya, gmana caranya utk mengetahui pemakaiyan bbm dari amper..tolng dkash tau rumusnya.
ryo said said,
November 18, 2012 at 7:32 pm
mas saya mau tanya.. klo motor 3 phase 220 v, itu cara / rumus menghitung ampere nya gmn ??
adiullah said,
November 27, 2012 at 9:23 am
klu fuse itu sama enggak dengan sekring lebur…..????
Jaya Adiputra said,
November 27, 2012 at 11:52 pm
Motor 3 phase 380 volt 75 kW.berpa ampere daya yg hrs dipasang?
M. Yusuf Wibisono said,
December 20, 2012 at 8:50 am
mungkin yang ditanya arus ya mas?
ok, datanya masih kurang, yaitu cos(phi). motor kan gak mungkin pakai cos(phi)=1.
(Watt)=akar(3)*380*arus*cos(phi)
jadi kalau mau nyari arus tinggal bagi aja:
arus= (Watt)/(akar(3)*380*cos(phi))
= (75.000)/(1.732*380*cos(phi))
setelah dapat arus, untuk menentukan daya yang dibutuhkan, pakai persamaan berikut:
(VA)=akar(3)*380*arus ===>(gak pakai cos(phi))
kalau pengen langganan ke PLN, silahkan pilih daya 3 fasa berikut (VA):
6.600,
10.600,
13.200,
16.500,
23.000,
33.000,
41.500,
53.000,
66.000,
82.500,
105.000,
131.000,
147.000,
164.000,
197.000
albert said,
December 6, 2012 at 3:28 pm
mas said saya suka penjelasannya simpel banget thx
hari blonthanx said,
December 14, 2012 at 12:45 pm
suhu.. tolong pencerahan..
saya mo ubah diesel 24pk 1500rpm ke dinamo.. perlu berapa HP? perlu MCB berapa ampere ? ideal daya listriknya berapa ? ( sekarang sudah terpasang 23kw ).
thanks b4 penjelasannya..
sukianto said,
December 15, 2012 at 10:52 pm
mas g mau nanya, 380 akar3 kok bisa menjadi 657,4
sedangkan saya 380 akar3 =-1,73.